Mengamati sosok matik fenomenal Honda, Vario 125 memang sangat menarik. Dibekali dengan desain (yang katanya) keren, ditambah fitur eSP yang mengakibatkan suara starter nyaris tak terdengar, membuat si matik ini banyak diidolakan. Terbukti banyaknya peminat yang rela indent hingga berbulan-bulan untuk meminang matik ini. Mantap, tapi bukan itu yang ingin saya bahas :p
Mendengar berita positif di atas, sedikit banyaknya menambah hasrat siapa saja untuk ikut-ikutan meminang, termasuk saya. Wow memang, matik yang merupakan “inheritance” dari matik premium Honda PSX, dijual dengan harga yang relatif murah. Ah, tetapi dengan berjalannya waktu, ternyata matik “turunan” ini sama sekali berbeda dengan “source“-nya.

Vario 125
Semakin banyak membaca artikel-artikel dari blogger otomotif semakin menumbuhkan keraguan terhadap matik ini. Ya, seperti kabar “suara ngorok”, yang begitu banyak dibahas blogger, sampai-sampai ketika Anda mengetikkan “vario 125 ngorok”, ratusan artikel dapat ditemukan dan dapat Anda baca, yang rata-rata merupakan kesaksian para pengguna matik ini. Tidak itu saja, Vario 125 juga terlilit isu yang tidak sedap seperti: “Suara aneh lain”, dan “Kecepatan mentok di 60KpJ”. Wow, kan?
Walaupun semua masalah itu dapat dituntaskan, tetapi bagi pemilik matik ini tentu saja cukup merepotkan. Siapa juga yang mau bolak-balik pergi ke bengkel membawa sepeda motornya yang baru (kecuali untuk servis ringan)? Kalau saya sih Demi Tuhan, ogah, malas. Kalau sepeda motor mesti ke bengkel, alhasil perjalanan kerja saya terganggu dong? Mending kalau pihak bengkel mau untuk meminjamkan motor pengganti, kalau tidak? Oh maaf, saya tidak mungkin naik kendaraan umum, mesti beberapa kali ganti angkutan, ditambah waktu yang semakin molor.

Galau mode on
Ah sepertinya saya memang harus memendam keinginan untuk memiliki Vario 125 dan memilih matik injeksi lain yang tidak punya reputasi negatif. Masalah boros? Nonsense, namanya juga matik, kalau ingin irit ya pakai bebek 70cc saja lebih bijak.
Jadi, jangan gampang dibodohi oleh pabrikan ya, besarnya angka penjualan tidak akan selalu sebanding dengan kualitas barang tersebut. Lihat saja produk-produk dari China yang laris manis lantaran murahnya itu (contoh bola lampu), apakah sebanding dengan kualitasnya? Bola lampu dengan merek abal-abal dari China dengan harga Rp5.000 hanya dapat bertahan selama 1 sampai 2 bulan, sementara bola lampu Philips buatan German yang seharga Rp25.000 sampai 2 tahun lebih masih menyala. Pintar memilih jangan mudah terbawa arus dan fanatisme. :p
Mas bro, emang banyak yg bilang masalah ngorok si 125i ini, tp klo menurut ane sih suaranya ga se-’annoying’ yg orang2 bilang. Emang sih baru sebulan ane pake. Riding possitionnya ga bikin cape mas bro, klo bensin sekitar 50-60km/l, ane makenya biasa aja sih paling kenceng jg ane tarik 80km/jam, itu juga masih bisa ditarik lagi, maklum blm punya nyali buat ngadep yg kuasa.
Nice comment mas bro.
Untuk yang kecepatan maksimal 60kpj itu, menurut sumber adalah berdasarkan altitude, zona ketinggian. Kalau masalah bikin capek, tetap saja kalau dibawa jauh (150Km) dan kondisi macet (untuk mencapai 150Km dibutuhkan waktu sampai 5jam), tetap saja capek, saya sudah coba dengan Mio sporty dan BeAT
ngorok pertanda nyenyak tidurnya
http://yudhadepp.blogspot.com/2012/09/jupiter-mx-teralis-keren.html?m=1
aku juga korban juga tu, baru 2 minggu pakek bukan ngorok lagi sudah seperti motor butut tahun 86 an, udah gitu delaer lepas tanggung jawab,
Wah ada oom Bagus, paling jawaban orang dealernya: “itu lumrah”, begitu ya?
masa sih, kakakku anak2nya pake mio dan beat dengan taun yg sama dan pemakain hampir sama (sama2 anak2 sekolahan) ternyata mio lebih cepat rusak dari beat, pelek geol2, cat negelupas, stang belel, mio lebih byk jajan dibanding beat, skrg jd olok2an katanya Y*M**A teknologi tercanggih di dunia dan akhirat tp ngerompak uang ortu terus. Yg satu lg adik ane pake vario 125 techno, starter alus n ga ada ngoroknya, ane jd heran knp org ngomong kok aneh2 ttg matic H*N*D* tp kenyataan ga gitu, untung ane pake Vespa PS boros, lemot, berat, nyaman pakena, dan suzuki shogun kenceng irit lemot tanjakan tp nyaman dipakena, ane enjoy pake dua2na ….
Masa sih? Nih mio saya http://katabaru.wordpress.com/2012/02/27/pengalaman-bersama-polisi/ bulan pembelian 7 tahun 2005, sampai kemarin dijual (pertengahan 2012) tidak ada masalah apapun, dan lumayan masih laku di angka 6juta lebih. Padahal itu motor sering dipakai saya ke luar kota Cirebon – Bandung tiap bulannya
Perawatannya tuh berarti nggak bener.
Suara stater nyaris tak terdengar. Tapi suara ngorok terdengar, xixixi :twsted:
http://z1riders.wordpress.com/2012/07/15/komparasi-teknis-yamaha-jupiter-z1-vs-honda-new-blade/
Berarti lebih baik, suara starter yang “blethak” ya? Toh cuma beberapa detik, selanjutnya seeer…. nyaman…
Itulah maksud tersirat dari komen sayah, hehehe
Hihihihi…
Ingin irit ? Pakai bebek 70 cc injeksi
udah jadi trademark x mz bro.. hehehe
habis blethak..ngorokpun datang…
mungkin suara bletakx di ganti sama ngorok bro
Permisi mas brooo ? lama ngga nulis nih kliatannya. Sekilas info bro, barangkali mau ikut lomba tulis berbasis SEO lagi :
http://z1riders.wordpress.com/2012/08/10/info-yamaha-adakan-kontes-seo-lagi-friends-total-hadiah-rp-18-juta/
Iya mas bro, terima kasih, sudah tahu kok, cuma nanti saja deh bikinnya, nunggu setelah masa berlakunya hampir habis. Lihatkan para pemenang kontest sebelumnya?
Semua artikelnya dibuat pada akhir periode, dan sesuai dugaan, pemenangnya dari blogspot.com
Bro untuk menjalin silaturahmi antar sesama, salam kenal dari Gombong Motor Community (GMC). untuk lebih lengkapnya kunjungi web kami di http://www.gombongmotorcommunity.com
kalau boleh kita tukaran link
Trim’s
mampir bro
Salam kenal juga mas bro, saya sudah beberapa kali berkunjung ke sana, cuma belum sempat meniggalkan jejak
lho itu kan fitur xiixixi……..
canggih tpi bermasalah, ah tidak terima kasih,
Hahaha..kalian ini kurang pengetahuan atau gimana sih…ngorok kok kesalahan…ngorok itu karena mesinnya emang hi-performance, dg kompresi yang tinggi juga…buktinya ini tak kasih link dari blogger ternama yang pernah ke eropa..disana matiknya hi-perform smua sob!!!..dan kebanyakan pada ngorok..eh cuma ngorok kayak gitu di Indo dijadikan ajang BC…malu2in ama negara tetangga…noh silakan baca !!!
http://azizyhoree.wordpress.com/2012/06/26/indonesia-geger-matic-ngorok-lha-matic-eropa-rata-rata-malah-ngorok/
Tapi ada bebera blog yang menuliskan bahwa setelah dilakukan penggantian komponen atau pengaturan-pengaturan, suara ngorok bisa diatasi/hilang. Nah, jika menurut opini Anda bahwa itu karena hi-tech machine, kenapa ada jalan untuk mengatasinya?
harusnya kan sudah tidak bisa diapa-apakan lagi, karena itu suatu hal yang wajar (efek dari hi-tech)
ya memang bisa di atasi tapi tetap saja itu akan menurunkan performa/umur motor itu sendiri. karena memang darisananya komponen di buat sedemikian rupa dan walaupun “ngorok” ya biar saja. toh tidak mengganggu perfomance. ya toh ?
Secara design luarnya sangat menarik mudah”an ada inovasi lainnya dibanding matic series sebelumnya dari Honda
sesuaikan selera gitu aja mas bro
cari amannya.!
fbh ya?
FBR -> Front Betawi Rempug