Kata Baru

Tentang Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan

Tag Archives: BBM

Ah, Ternyata Beda Tipis


Sejak Selasa (22/05/2012) si Shiro sudah berhenti “puasa”. Ah lega rasanya bisa ajak si “Shiro” untuk lari lagi :D. Nah, sambil isi ulang tangki si Shiro, melirik ke arah trip meter. Untuk pengujian terakhir kali ini ternyata si Shiro sanggup diajak 326KM untuk 10 liter BBM premium.

Kita lihat hasil pengujian-pengujian sebelumnya:

No Jangkauan KM/Liter
1 31KM
2 27KM
3 29KM
4 32,6KM

Apa artinya? Ternyata mau dibawa “eco ridding” maupun diajak “sruntulan”, jika berada di lingkungan yang rawan macet, dan kondisi jalan yang rusak parah, konsumsi BBM beda-beda tipis.

Cukup jauh perbedaannya dengan apa yang dirasakan oleh kakak saya yang tinggal di Cirebon, dimana konsumsi V-Ixion nya sanggup mencapai 500KM lebih untuk 10 liter. Wow, gara-gara kemacetan, saya harus ‘kehilangan jarak tempuh’ lebih kurang 20KM per hari. Hitunglah berapa ribu motor yang kehilangan literan BBM akibat kemacetan! :(

Apa lagi artinya? Artinya pemerintah kita ini malas dan bodoh untuk memecahkan kasus kemacetan. Mungkin yang ada di otak mereka hanya bagaimana mendapat keuntungan dari semakin banyaknya penjualan kendaraan dan besarnya pajak yang didapat. Sementara mereka tidak mau dan tidak mampu untuk mengurangi risikonya (kemacetan).

Percuma saja pemerintah gembar-gembor dalil penghematan BBM lah, konversi BBM lah, dan lah-lah lainnya, kalau kasus kemacetan malah semakin parah.

Salah satu biang kemacetan contohnya ini:

Jalanan rusak

Ya, jalanan yang rusak. Yang tidak mau diperbaiki, yang padahal uang untuk memperbaiki tiap hari mereka dapat dari pajak tahunan kendaraan, yang ketentuan perbaikan jalan ini diatur “UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan” dimana pihak penyelenggara jalan bisa dipidana akibat kelalayan pemeliharaan jalan sehingga menimbulkan kecelakaan/kematian.

Tapi akhirnya, semua cuma retorika. Rakyat kecil cuma bisa mengumel….

Dibawa Santai, si Shiro Sudah Menembus 260an KM


Si Shiro saat ini memang sedang dalam masa “eco ridding“. Sejak 03/05/2012 kemarin, si Shiro masuk ke fase pengujian BBM episode ke-4. Seperti rencana saya sebelumnya, di episode ke-4 ini, si Shiro akan saya ajak jalan secara santai. Ternyata, hasilnya cukup memuaskan. Setidaknya sampai saat ini, si Shiro sudah menembus 264 KM. Jika pada episode ke-3, ketika mencapai daya jangkau 260an KM, penunjuk BBM (fuel meter) sudah menyentuh garis merah simbol “E“, wow, saat ini (meski trip meter sudah menunjuk ke angka 264), jarum pada fuel meter baru tepat di tengah-tengah (antara E dan F).

Tapi memang belum bisa ditentukan rerata penggunaan BBM-nya, karena jarum pada fuel meter biasanya “menipu” :D. Walaupun masih menunjuk di tengah-tengah, siapa tahu sebetulnya sisa BBM hanya beberapa (2-3) liter saja. Ah rasanya sudah tidak sabar menunggu BBM si Shiro segera menunjuk garis “E“. Bukan karena tidak sabar menghitung rerata konsumsi BBM si Shiro episode ke-4, tapi rasanya sudah tak tahan membawa si Shiro secara santai beberapa hari ini. :D

Adapun ketentuan yang berlaku pada si Shiro selama masa “sabar” adalah sebagai berikut:

  1. Kecepatan maksimal 60KM/jam dengan putaran mesin maksimal 6000rpm
  2. Jarak tempuh (rumah ke kantor) sejauh 13KM dengan waktu tempuh antara 60-90 menit.
  3. Tidak melakukan manuver-manuver mendadak, si Shiro cenderung berjalan santai dan tidak selap-selip.

Dari sini sementara dapat ditarik kesimpulan bahwa berkendara secara santai “eco ridding” emang benar dapat menghemat konsumsi BBM.

Daya Jangkau si “Shiro” Sesi Ke-3


Pagi tadi, tangki si Shiro kembali diisi ulang. Ternyata, lagi-lagi si Shiro menghabiskan 10 liter bensin. Seperti rekayasa ya, tiap isi tangki pasti 10 liter :D, tapi itulah kenyataannya, walaupun sebetulnya berbeda beberapa CC, tapi ya dibulatkan saja, paling bedanya cuma beberapa sendok teh :D. Melirik trip odometer, kali ini daya jangkau si Shiro 292Km. Lebih irit dari sesi ke-2, walaupun masih kalah irit dengan sesi pertama yang mencapai 310Km per liter bensin.

Baca pos ini lebih lanjut

Konsumsi BBM si Shiro, Jarak Tempuh Kali Ini Cuma 270an KM


Setelah diartikel sebelumnya, menguji konsumsi BBM si Shiro (V-Ixion 2011) sesi pertama ala “suka-suka”. Hari Kamis kemarin (19/04/2011), si Shiro sudah waktunya diminumi kembali. Kembali diperoleh 10 liter untuk mencapai “full tank”. Namun ada yang berbeda, di pengujian ke-2 ini, si Shiro hanya dapat menghasilkan angka 270an KM pada odometer, wow cukup jauh dengan torehan hasil uji pertama yang mencapai 300an KM lebih.

Baca pos ini lebih lanjut

Konsumsi BBM Si Shiro (V-Ixion)


Kurang lebih dua minggu yang lalu, karena penasaran, saya ingin mengtes besaran konsumsi si Shiro (V-Ixion 2011). Setelah diisi penuh (dari keadaan jarum menunjuk empty) ternyata membutuhkan 10 liter premium, saya set odometer ke angka nol. Mulailah digunakan untuk keperluan harian, mulai dari perjalanan kerja sekira 25Km (pergi-pulang), jalan-jalan dengan istri, dan sebagainya.

Dan, hari Sabtu kemarin jarum di fuel-meter sudah menunjukan empty kembali. Saatnya diisi bensin kembali. Hebatnya, ketika saya isi tanki sebanyak 10 liter premium, kondisinya sama seperti saat pengisian dua minggu yang lalu. Kok bisa ya? :D (maaf tidak ada gambar, maaf tidak boleh  memotret di SPBU dengan alasan apapun :p). Kemudian saya memperhatikan angka yang ditunjukkan pada odometer, tercatat 309.

Hm, 10 liter dapat menempuh 309Km, jadi berapa Km yah per liternya?  Iritkah? Menurut saya irit, lha wong saya yang “merasakan” rute yang dilalui si Shiro :D.  Ah rasanya kalau Anda orang Bandung mungkin tahu kondisi jalan terusan Kopo ke arah Soreang. Macet, banjir, banyak sekolah, mall, pabrik, jalanan rusak, kadangkala andong/sado/dokar/delman/keretek “mampir” ke jalan raya, (untung di sini cuma rumah tinggal sementara, bukan rumah pribadi). :D

Perbandingannya, jika di Cirebon saya hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mencapai jarak 15Km, di sini, perlu 1 (satu) jam sampai 1,5 (satu setengah) jam untuk sampai dari rumah ke kantor yang berjarak sekira 12,5Km. Apalagi kalau sudah banjir, bisa sampai 2 (dua) jam. Tapi tidak seluruhnya macet :D kalau sudah masuk jalan by-pass, baru dapat bernapas lega. Kesempatan ini biasanya saya pakai untuk mengajak si Shiro berlari, maksimal sampai 100Km/jam :D, sayang jaraknya pendek, paling cuma 2 (dua) Km karena setelah itu harus masuk jalan biasa lagi dan harus berhadapan dengan macet lagi.

Ternyata setelah saya rasakan, lumayan lebih irit daripada sepeda motor saya yang lama (Jupiter MX). Si Jalu (Jupiter MX), sehari sekali selalu diminumi seliter bensin dan besoknya mesti diisi lagi dengan jarum penunjuk pada fuel-meter menunjuk posisi yang sama, berarti 1 (satu) liter cuma sanggup 25Km. Berarti dengan V-Ixion lebih irit 5Km dengan CC lebih besar. Lumayan lah!

Kenaikan BBM Adalah untuk Kesejahteraan Rakyat


Horeee, sebentar lagi BBM akan naik, berarti sebentar lagi rakyat akan sejahtera, akhirnya… Lho, itu benar lho, bukan saya yang bilang seperti itu. Tetapi langsung diucapkan oleh presiden Anda, Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut SBY, kenaikan BBM adalah untuk kesejahteraan rakyat. Saya kira memang tidak bisa dibilang salah, kenapa? Jika BBM naik (bahkan baru isu sekalipun), harga-harga pasti naik. Tentu ada sebagian orang yang menikmati kenaikan harga tersebut, seperti orang-orang menaikkan harga sesukanya, menimbun barang jauh-jauh hari untuk nantinya dijual saat semua sudah naik. Nah, orang-orang seperti mereka apakah bukan termasuk rakyat? :D

Mau itu garong, maling, rampok, koruptor, petani, nelayan, toh pada hakekatnya adalah rakyat. Rakyat yang tinggal di suatu negara, yakni Indonesia. Jadi pernyataan SBY bahwa kenaikan BBM adalah untuk kesejahteraan rakyat adalah tidak salah sama sekali, namun kurang lengkap saja kita menulisnya. Makanya kalau mengutip/mendengar itu jangan sepotong-potong :P Nah, lengkapnya, kalimat yang disampaikan sebetulnya adalah: “Kenaikan BBM adalah untuk kesejahteraan rakyat yang bermental korup, garong, bromocora”.

Bingung memang memahami setiap pernyataan yang diutarakan para pemimpin yang pintar bagi rakyat bodoh seperti saya. Apalagi setelah menyimak artikel berikut ini: “SBY: Saya Diancam”. Di situ SBY (sembari kembali curhat) mengatakan bahwa menaikkan harga BBM adalah pilihan pahit? Lho? Katanya kenaikan BBM untuk mensejahterakan rakyat, kenapa mesti pahit? Kalau memang bisa mensejahterakan rakyat, ya harusnya dengan senang hati melakukukannya, bila perlu naikkan 1000%, cocok.

Hmm, dari situ memang tampak bahwa SBY ini terkesan ogah-ogahan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia, buktinya untuk menaikkan harga BBM (yang dapat mensejahterakan) rakyat, beliau masih ragu-ragu dan merasa ketakutan, karena disinyalir banyak pengancaman. Ayo Pak SBY, kalau memang menaikkan harga BBM benar-benar merupakan langkah untuk mensejahterakan rakyat, tidak perlu takut, tidak perlu ragu. Pasti rakyat akan mendukungmu. Jangan tanggung-tanggung, naikkan 10000% agar kesejahteraan rakyat juga meningkat 1000%, Aamiin.

Kenaikan BBM, Kemiskinan, dan Retorika Pemerintah


Naiknya harga minyak dunia dapat dipastikan mempengaruhi pula harga-harga barang pada skala nasional. Walaupun pemerintah belum menetapkan ‘harga baru’ untuk BBM, tetapi dampaknya sudah mulai terasa. Harga bahan-bahan pokok seperti beras, minyak, gula, dan sebagainya, mulai berangsur-angsur mengalami kenaikan. Apalagi jika kenaikan BBM sudah ditetapkan, siap-siap saja untuk menyiapkan dana (yang lebih) ekstra.

Baca pos ini lebih lanjut

Subsidi BBM? Oh ya?


Wah, BBM bakal segera naik lagi pada April 2012 nanti. Alasan pemerintah adalah guna menyelamatkan perekonomian? Karena pemerintah sudah terlalu besar mengeleurakan subsidi BBM? Oh ya? Oh ya? Oh ya? Yuk baca saja kutipan berikut ini:

Baca pos ini lebih lanjut

Saya Berhenti Menggunakan Pertamax


Pada 15 Januari 2012 kemarin, bensin jenis Pertamax kembali mengalami kenaikan harga. Semakin tinggi saja harga bensin non subsidi ini. Oleh karenanya, akhirnya saya memutuskan untuk beralih ke bensin Premium untuk minuman tunggangan saya V-Ixion. Walaupun sempat timbul beberapa kegalauan di dalam hati.

Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 161 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: