Kata Baru

Tentang Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan

Lagi-Lagi, Kasus Ugal-Ugalan Berlalulintas Lagi


Membaca sebuah artikel dari blognya bro Edo Rusyanto, cukup bikin merinding. Lagi-lagi aksi ugal-ugalan ‘dipertontonkan’ oleh pengemudi. Wow, ‘atraksi’ seperti ini sepertinya sedang musim sekarang ini. Hebat, bukan cuma kasus bom, kasus ledakan LPG, kasus korupsi anggota partai, kasus foya-foya anggota dewan (baca: hewan), saja yang bisa ada musimnya.

Kali ini sebuah mobil Avanza BL 726 LC yang dikendarai oleh Muhammad Huzari alias Ayi (18). Laknatullah orang ini, menggunakan nama Muhammad tetapi kelakuan seperti Abu Jahal. Ya, si Ayi ‘berhasil’ membabat habis deretan sepeda motor yang sedang parkir, para pejalan kaki, dan para pedagang, di pinggir Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, di mana sebelumnya dia berusaha kabur setelah menabrak sebuah sedan Mitsubishi Lancer yang parkir di pinggir jalan, yang berakibat sedan terdorong kuat hingga menghantam minibus Suzuki AVP.

Kronologi Kejadian

Kronologi Kejadian

Setelah beberapa jam ‘membabibuta’ (sampai-sampai mobil ringsek) akhirnya aksi kurang ajarnya berhasil dihentikan oleh polisi walau harus ‘dihadiahi’ timah panas oleh polisi di bagian leher. Berita selengkapnya dapat Anda baca di sini: “Polisi Tembak Penabrak Beruntun“.

Secara pribadi, saya sangat setuju dengan apa yang dilakukan oleh polisi. Ya, setidaknya dengan ‘diamankan’-nya si pengemudi, beberapa nyawa (empat orang penumpang mobil) berhasil diselamatkan. Betapa tidak, jika si pengemudi ‘diamankan’ oleh warga, tentu saja nyawa penumpangpun bisa terancam karena emosi warga. Selain itu, jika tidak segera dihentikan, akan berapa banyak lagi korban dari pihak masyarakat yang akan berjatuhan? Mudah-mudahan selanjutnya akan ada Undang-Undang yang mengatur tembak di tempat bagi pengemudi ugal-ugalan.

Setelah membaca beberapa artikel terkait, diketahui si Ayi ini memang pengemudi ugal-ugalan, hobi balap (yang pasti balap ilegal), dan berkarakter keras, sampai-sampai ibunya sendiripun tidak bisa berbuat apa-apa bila si Ayi ini marah. Katanya, Si Ayi ini akan marah besar jika keinginannya tidak dipenuhi, dia tak segan-segan merusak barang-barang yang ada di rumah. Lalu kemana bapaknya? Kenapa juga diam saja? Ah, kalau saya punya anak macam si Ayi ini, sudah saya patah-patahkan tangan dan kakinya, setelah itu saya usir dari rumah.

Akhir kata, pembaca, marilah berlaku sopan dan saling menghormati antar pengguna jalan. Saling menghargai, karena merekapun sama seperti kita, membayar pajak (baca: upeti) tinggi (yang ditarik pemerintah [baca: penjajah]), membeli bahan bakar (tidak diberi secara cuma-cuma oleh negara yang sebetulnya kaya raya ini, bahkan seubsidi BBM saja akan dicabut), merasakan buruknya fasilitas lalu lintas dan angkutan jalan, sama-sama hidup di negeri para bedebah. Pokoknya sama lah, Anda punya keperluan (di jalan) mereka juga sama.

10 responses to “Lagi-Lagi, Kasus Ugal-Ugalan Berlalulintas Lagi

  1. Ari CX Rider 9 Februari 2012 09:12 pukul 09:12

    memang untuk menuju ZERO ACCDENT sangatlah susah ya , ,
    baru aja ada kasus laka ini, muncul laka itu .😀

  2. Amama Ali 9 Februari 2012 09:44 pukul 09:44

    harusnya bakar hidup-hidup itu
    tapi sukurlah, dah mati

  3. Dismas 9 Februari 2012 09:45 pukul 09:45

    Pebalap Ilegal skill cemen… Ya gitu deh… Kelainan jiwa kali tu orang. Mobil parkir kok ya bisa – bisanya ditubruk… Kasian orang tuanya… Semoga diberi ketabahan ama yang Di Atas😀

  4. redbike92 9 Februari 2012 11:42 pukul 11:42

    mungkin terinspirasi dari mpok Apriyani yang bawa Xenia😀
    ga ada korban kan?

  5. gogo 9 Februari 2012 13:52 pukul 13:52

    ini mobil memang terlalu “mudah” digunakan pemula..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: